Life

Category 2

Category 3

iPhone 11, Smartphone Idaman Semua Kalangan dengan Harga Stabil




Tak dapat dielakkan lagi, kini persaingan smartphone di pasaran berlangsung semakin lama semakin ketat, sehingga cukup menarik untuk diikuti. Pasalnya semakin banyak merk smartphone yang ikut dalam pertarungan pasar dengan saling menawarkan kualitas yang semakin baik dan tentu saja dengan harga yang terjangkau.

Bulan lalu, Apple kembali mengeluarkan varian terbarunya, yakni iPhone 11. Kehadiran versi baru ini tentu semakin memeriahkan series iphone yang beredar di pasaran. Sambutan positif juga datang dari konsumen karena smartphone satu ini terbukti memiliki performa yang kuat dan mutakhir, juga mempunyai sistem yang lebih aman dari produk gadget lainnya. Ditambah dengan desain yang futuristik, membuat iPhone terbaru ini diidam-idamkan semua kalangan. iPhone 11 mempunyai desain ramping, tipis namun unggul dari pada smartphone pada umumnya.

Varian terbaru produk Apple ini ditawarkan dengan harga mulai dari 699 dollar atau setara sekitar Rp 9,8 juta. Bicara soal harga, salah satu kelebihan smartphone ini adalah mempunyai harga yang stabil, membutuhkan waktu cukup lama untuk turun harga. Harga jual kembali iPhone ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan smartphone lainnya, sehingga iPhone bekas diyakini tetap memiliki performa yang baik.

Selain beberapa kelebihan yang telah disebutkan di atas, iPhone 11 juga menawarkan berbagai fitur yang jauh lebih canggih dan lengkap dari generasi sebelumnya. Ini yang penting kamu ketahui sebelum membelinya. Berikut ini setidaknya 8 poin kelebihan yang dimiliki iPhone 11.

1. Mempunyai desain yang khas


Sudah menjadi rahasia umum, iPhone sangat mengandalkan kualitas desain. Dengan desain yang menarik, iPhone sering dijadikan patokan bagi brand smartphone lainnya. Begitu pun dengan desain yang khas dari iPhone 11 yang membuat smartphone ini sangat mudah dikenali, bahkan dari jarak yang jauh sekalipun. iPhone 11 hadir dengan ukuran layar LCD 6,9 inci dengan rasio 19,5:9.

2. Performa cukup mumpuni

Prosesor yang disematkan pada iPhone 11 yakni chipset A13 Bionic yang memiliki beberapa peningkatan dibandingkan dengan prosesor A12. Smartphone ini juga dilengkapi dengan RAM 4 GB serta beberapa pilihan kapasitas memori internal seperti 64 GB, 128 GB, dan juga 256 GB. Dengan kelengkapan tersebut, performa iPhone 11 bisa dibilang cukup mumpuni.

3. Pengisian baterai lebih cepat

Keluhan kamu tentang baterai yang terlalu cepat habis dan pengisian daya memakan waktu yang lebih lama, tidak akan kamu jumpai lagi pada iPhone 11. Ponsel baru ini datang dengan pengisi daya yang punya watt jauh lebih tinggi dan memiliki charger USB-C khusus, lengkap dengan adaptor lightning. Pengisi daya akan mengisi daya ponsel kamu dalam waktu singkat.

4. Mempunyai banyak pilihan warna.

iPhone 11 keluar dalam 10 warna baru termasuk Midnight Green, yang sama sekali baru, dan warna klasik seperti merah, hitam, perak, dan lain-lain. Tetapi semua warna terbilang baru karena mereka menerima finishing matte. Selain itu, Apple merilis casing yang kokoh, sehingga kamu benar-benar dapat memamerkan warna cantik iPhone.

5. Kamera canggih namun mudah penggunaannya 

iPhone 11 dilengkapi dengan 3 kamera, pihak Apple memastikan bahwa kamera ini cukup canggih namun sangat mudah digunakan. Anda tidak perlu repot untuk mendapatkan gambar yang sempurna.

Kamera iPhone 11 mempunyai spesifikasi yang sangat mumpuni, terdiri dari kamera 12MP Ultra Wide dan 12MP Wide dan pada sensor kamera 12MP Ultra Wide, dilengkapi dengan bukaan f/2.4 serta sudut pandang hingga 120 derajat. Sementara pada sensor 12MP Wide, kamera dilengkapi dengan bukaan f/1.8 serta kemampuan optical image stabilization.

Tidak hanya untuk hasil foto yang berkualitas, kamera iPhone 11 ini juga dapat menghasilkan video dengan resolusi 4K serta 60 fps. Adanya fitur time-lapse, video stabilizer, dan juga slow motion. Fitur slow motion juga bisa didapatkan pada kamera depan dan juga kamera belakang.

6. Dapat mengakses lebih banyak game gratis

Jika kamu penggemar bermain game di handphone, kamu mungkin sering menggunakan fitur Arcade dari App Store. IPhone 11 rilis dengan pembaruan yang membuat bermain game lebih efisien. Fitur Arcade bisa membuat lebih banyak game gratis bersama dengan pembelian dalam aplikasi.

7. Keamanan data

Keterbatasan mengunduh aplikasi hanya dari AppStore, mungkin sering dianggap merugikan, Namun kebijakan ini justru membuat smartphone jauh lebih aman. Ponsel tidak akan mudah terkenal malware atau virus yang merugikan

8. Segala sesuatu bisa lebih mudah. 

IPhone 11 memiliki sistem operasi terbaru yang akan menjadikan iPhone tercepat. Kamu dapat merasakan sistem operasi menjadi sangat efisien. Kamu juga bisa memperbarui aplikasi tanpa memiliki Wi-Fi dan Anda juga akan memiliki akses ke transfer file yang lebih cepat dan banyak lagi.

Nah, itulah info lengkap mengenai iPhone 11 yang perlu kamu ketahui. Bagaimana, kamu tertarik memilikinya? Semoga info di atas bisa menjadi panduan kamu sebelum membeli.. 







Diversifikasi Bisnis Jadi Cara Sukanto Tanoto Hadapi Krisis


Sumber: sukantotanotobiography.com

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1998 meninggalkan luka yang begitu dalam. Tidak sedikit pelaku usaha yang menanggung hutang yang begitu besar hingga terpaksa menutup bisnisnya. Hal ini juga dialami oleh sang pendiri grup Royal Golden Eagle, Sukanto Tanoto.

Meski pada saat itu Royal Golden Eagle bukan lagi menjadi grup bisnis kecil, dampak dari krisis ekonomi yang melanda Indonesia ternyata tetap terasa. Kondisi perekonomian yang sulit membuat grup bisnis yang dipimpin Sukanto Tanoto tersebut harus menanggung hutang hingga menutup salah satu perusahaannya. Demi tetap bertahan, Sukanto Tanoto pun menerapkan strategi diversifikasi yang lebih canggih. 

Apa Itu Diversifikasi Bisnis

Istilah diversifikasi sangat erat kaitannya dengan dunia bisnis dan investasi. Dalam dunia bisnis, diversifikasi dapat diartikan sebagai upaya untuk menambah ragam produk ataupun lokasi perusahaan guna memaksimalkan keuntungan sekaligus memecah risiko.

Bentuk nyata dari diversifikasi bisnis sendiri bisa sangat beragam. Misalnya saja seperti menambah jenis produk hingga menambah bidang usaha. Dalam industri padat karya, diversifikasi juga bisa membantu mengurangi beban biaya operasional secara signifikan.

Sebagai contoh saat seorang pelaku usaha melakukan diversifikasi dengan membangun pabrik baru di tempat yang berbeda, ia berpotensi mendapat banyak keuntungan dari situ. Salah satunya adalah terbukanya peluang untuk mendapatkan konsumen baru.

Membuka pabrik baru di lokasi yang berbeda juga berpotensi mengurangi beberapa biaya. Misalnya saja seperti biaya distribusi barang. Jika lokasi pabrik baru juga cukup dekat dengan penyedia bahan baku, biaya produksinya juga bisa sedikit ditekan.

Dengan melakukan diversifikasi bisnis, pelaku usaha juga bisa memecah risiko hingga pada tingkat yang bisa ditangani oleh perusahaan. Misalnya jika ada pabrik yang bermasalah dan sulit mencetak keuntungan, pabrik lain yang kondisinya lebih baik bisa menjadi penyeimbang. Dengan mempertimbangkan hal-hal seperti inilah, Sukanto Tanoto menerapkan strategi diversifikasi yang lebih luas demi bertahan dari krisis. 

Diversifikasi Bisnis Sukanto Tanoto

Sebelum krisis ekonomi melanda pada tahun 1998, grup bisnis yang dibangun oleh Sukanto Tanoto masih berfokus pada wilayah Indonesia. Pabrik-pabrik dibangun di beberapa wilayah di tanah air. Karena itulah, semua unit bisnis Royal Golden Eagle ikut terdampak krisis.

Pada saat itu, Sukanto Tanoto dan grup bisnis yang dipimpinnya bahkan sempat berhutang hingga Rp 2,1 triliun. Bahkan salah satu perusahaannya yang bernama PT Inti Indorayon Utama terpaksa ditutup di tahun 1999.

Agar bisa tetap bertahan dan membalikkan keadaan, Sukanto Tanoto menerapkan strategi diversifikasi yang lebih luas. Jika sebelumnya pabrik-pabrik yang berada di bawah naungan Royal Golden Eagle berfokus pada wilayah Indonesia, ia memperluasnya hingga ke beberapa negara. Provinsi Jiangxi, Cina adalah salah satu kawasan yang menjadi incaran Sukanto Tanoto kala itu.

Saat beberapa negara di Asia dilanda krisis, Sukanto Tanoto melihat adanya peluang bisnis dalam bidang viscose rayon. Peluang tersebut langsung disambut. Namun bukan dengan membangun pabrik di Indonesia. Ia membangun pabrik rayon di provinsi Jiangxi, Cina.

Diversifikasi yang dilakukan oleh Sukanto Tanoto tidak berhenti di situ saja. Ia juga melebarkan sayap bisnisnya ke negara Brazil. Di negeri samba, ia mengakuisisi perkebunan eucalyptus. Langkah ini pun berlanjut dengan dibukanya pabrik pulp.

Beberapa industri baru dimasuki Sukanto Tanoto. Royal Golden Eagle pun semakin berkembang dengan sektor bisnis yang semakin beragam. Beberapa sektor bisnis tersebut meliputi industri minyak sawit, pulp dan kertas, rayon viskosa hingga industri minyak dan gas.



Audrey, Sosok Calon Menteri Termuda Jokowi. Siapa Dia?


Teka-teki susunan kabinet Presiden terpilih Joko Widodo kini ramai diperbincangkan. Salah satunya menyangkut sosok-sosok muda yang kemungkinan akan direkrut Presiden terpilih untuk mengisi gerbong kabinetnya. 

Banyak tokoh muda yang sudah muncul meramaikan bursa calon pembantu presiden, baik dikenal melalui kiprahnya selama ini atau dimunculkan tokoh di belakangnya. 

Nama Audrey Yu Jia Hui seperti ditulis pojoksatu.id patut dipertimbangkan untuk menjadi bagian kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Namanya mendadak jadi perhatian publik. Gadis cantik berusia 25 tahun itu disulkan menjadi salah satu menteri di kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Jika usulan itu diterima, maka salah satu dari 72 Ikon Berprestasi Indonesia yang dinobatkan dalam Festival Prestasi Indonesia itu akan menjadi menteri termuda.

“Audrey, calon menteri termuda yang cinta mati kepada Indonesia,” kata akun Twitter Aditya Wisnu, pengusung Audrey sebagai nominasi menteri milenial Jokowi, Minggu (7/7/2019).

Audrey Yu Jia Hui disebut-sebut sebagai sosok yang super jenius. Pasalnya, gadis asal Surabaya Jawa Timur itu menempuh pendidikan formal dengan cukup singkat.

Wanita kelahiran 1 Mei 1988 ini hanya menjalani jenjang pendidikan sekolah dasar selama 5 tahun. Sedangkan jenjang SMP dilalui hanya dalam tempo satu tahun dan SMA hanya 11 bulan. Ia lulus SMA saat usianya baru 13 tahun.

Saat mendaftar ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, tak satu pun yang mau terima lantaran usianya masih belia. Akhirnya Audrey memutuskan hijrah ke Amerika Serikat untuk kuliah.

Ia mulai kuliah di The College of Wiliam and Mary, Virginia jurusan Fisika saat usia 16 tahun.
Yang cukup mencengangkan, Audrey lulus di salah satu universitas terbaik di AS itu dengan nilai sempurna alias summa cum laude.

Siapa Audrey Yu Jia Hui?

Mengenal sosoknya bisa ditelusuri dari sebuah laman yang dimilikinya, yang menjadi sarana baginya menumpahkan seluruh isi hatinya, yakni audreyyujiahui.com.

Dalam salah satu tulisan, Audrey mengakui bahwa kejeniusan yang dimilikinya membawanya dalam kondisi yang cukup tak mengenakkan.

“Saya mengalami kemalangan bahwa dilahirkan sebagai anak ajaib di negara yang sangat mengecilkan pemikiran kritis, di mana warga negara pada umumnya tidak suka berpikir terlalu dalam,” tulisnya.

Saat masih TK, ia mengaku sudah mulai mempertanyakan makna hidup yang kenyataannya, malah membuat orang-orang di sekitarnya ketakutan.

“Jadi saya harus berpura-pura tidak berpikir, seperti yang diharapkan orang, sementara diam-diam menyimpan semua pertanyaan di dalam hati saya,” lanjutnya.

Bahkan, di usia kanak-kanak itu, enam tahun tepatnya, menjadi kali pertama ia tertarik mempelajari propaganda nasional dan ideologi negara. Saat itu pula, ia mengaku menjadi momen dirinya merasa jatuh cinta dengan Pancasila, dasar negara Indonesia.

“Saat itulah diam-diam mencoba memahami makna hidup dan kebahagiaan, dan karenanya saya langsung jatuh cinta pada ideologi nasional negara saya (Pancasila),” beber dia.

 Kecintaa terhadap Pancasila itu pula yang kemudian membuat rasa patriotisme di dadanya makin membara. Tapi lagi-lagi, ia harus memendam hal itu sangat dalam.

“Saya juga jatuh cinta pada patriotisme di negara di mana patriotisme sering dianggap palsu, sebagai kepura-puraan belaka,” katanya.

Ia pun sangat menyayangkan perilaku orang Indonesia yang seperti enggan membedakan antara orang Indonesia keturunan Tionghoa, budaya Tionghoa, orang yang lahir dan besar di Tiongkok.

“Serta evolusi ideologi Marxis (misal: perbedaan antara Korea Utara dan Marxisme Cina kontemporer). Jadi saya selalu (menjadi) orang luar, tidak pernah dipahami, selalu harus berpura-pura demi kehormatan keluarga saya,” bebernya.

Dengan ‘pengasingan’ masyarakat yang diterimanya, ditambah keterpaksaan untuk selalu menyembunyikan kecintaannya kepada bangsa Indonesia dan seluruh ideologinya, ia pun memilih study-nya sebagai satu-satunya pelarian.

“Dalam kehidupan tanpa hubungan manusia yang tulus (bukan karena kurangnya upaya saya; rekan senegara saya tidak bisa memahami ide-ide saya), belajar (study) adalah satu-satunya kesenangan saya,” tulisnya.

Usai menggenggam gelar sarjana, Audrey juga memiilki keinginan yang tak biasa selayaknya gadis keturanan lainnya. Audrey ingin menjadi anggota TNI. Sayangnya, keinginan kuat itu malah mendapatkan banyak penolakan sekaligus pelecehan ras.

“Saya menjadi beban cemoohan dan ancaman dari semua pihak (bahkan dari keluarga saya sendiri), serta pelecehan ras yang tak ada habisnya,” tuturnya.

Hal itu lantas menbuatnya depresi yang kemudian dituangkannya ke dalam delapan buku yang berhubungan dengan identitas nasional Indonesia. Bahkan, tiga buka diantaranya telah diarsipkan oleh berbagai lembaga di seluruh dunia.

“Termasuk Perpustakaan Universitas Harvard, Perpustakaan Kongres Nasional, Perpustakaan Nasional Australia, Universitas Leiden, Universitas Melbourne, Universitas Yale, Universitas Cornell, UC-Berkeley dan banyak lainnya,” beber Audrey.

Kendati demikian, bukan berarti Audrey lepas dari permasalahannya selama ini, yakni identitasnya sebagai warga keturunan Tionghoa. Pelecehan serupa juga didapatkannya dari berbagai pemimpin agama. Hal itu terjadi lantaran ia tengah dalam masa pencarian akan agama di awal kehidupan.

“Di negara di mana nasionalisme hanya sedalam kulit, para pemimpin agama memegang banyak kekuasaan, dan banyak dari mereka (sayangnya) tidak dapat menangani kekuatan itu dengan baik,” tulisnya.

Sejak Juli 2014 lalu, Audrey mengajar di sejumlah lembaga pendidikan di Tiongkok seperti Shanghai Jiaotong University, DS Education, dan U-Elite Shanghai untuk mengajarkan sastra Inggris. “Saya telah bekerja di berbagai tempat, dan mulai menetap di Shanghai sejak Maret 2015,” ucapnya.

Menurutnya, hidup di RRC memiliki tantangan secara fisik. Akan tetapi, disana, sangat baik bagi dirinya. “Sebab di sini hampir semua orang mampu mengerti patriotisme dan idealisme saya! Tidak ada yang menganggap saya ‘sinting’ atau ‘aneh’,” katanya.

Namun, hidup di negeri orang bukan berarti cinta dan patriotismenya kepada Tanah Air luntur. Sebaliknya, cintanya semakin berkobar. “Dan cinta saya pada Pancasila justru semakin berkobar setelah sekian lama di luar negeri,” tulisnya di laman blog patriot-bangsa.org.

Saat ini, Audrey sudah berusia 31 tahun. Pada tahun 2017 lalu, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 71 ikon Prestasi Indonesia.



Ini Potensi Gangguan Mobil Listrik Jika Beroperasi di Jalanan Nantinya


Rencana pencanangan mobil listrik sebagai pengganti mobil berbahan bakar fosil bisa jadi menemui beberapa kendala di lapangan. Mobil listrik yang memiliki banyak perangkat elektronik bisa mendatangkan bahaya atau akan terganggu bila bersinggungan dengan infrastruktur tertentu khususnya yang bermuatan listrik juga.

Seperti dilansir CNN Indonesia, menurut pemaparan Eko Rudianto, Director Strategic & Technology Engineering Development Institut Otomotif Indonesia (IOI) di seminar mobil listrik dan otonom di Bogor, Sabtu (29/7), mobil listrik memungkinkan terganggu bila mendekati infrastruktur dengan voltase tinggi seperti trafo, sutet dan rel kereta api listrik.

Radiasi elektromagnetik dari infrastruktur itu dikatakan sanggup menimbulkan permasalahan pada mobil listrik hingga yang paling parah yaitu kebakaran.

Eko menyarankan bila Indonesia ingin menjadi hunian mobil listrik, maka perlu dikaji rute khusus buat mobil listrik yang tidak berdekatan dengan infrastruktur membahayakan. Selain itu dia juga merekomendasikan agar dilakukan pengaturan ulang jaringan kabel-kabel bertransmisi tinggi.

"Jalanan rute mobil-mobil yang selama ini ada tekanan voltase harus disingkirkan. Karena pada pemasangan (perangkat) listrik ini semua, maaf, pemasangan trafo, sutet, rel kereta api segala macam ini hanya untuk kebutuhan PLN saja, tidak pernah memikirkan ada mobil listrik yang lewat," kata Eko.

"Kalau mobil listrik lewat di situ, ini voltase tinggi bisa 'loncat' ke mobil dan mobil itu bisa 'meledak' baterainya. Jadi hati-hati. Jangankan mobil listrik, mobil biasa saja kalau menyebrang rel kereta api harus hati-hati karena itu memiliki voltase, elektromagnetik yang tinggi," ucapnya lagi.

Penyebab Potensi Mobil Listrik Mogok di Rel Kereta

 
Muhammad Nur Yuniarto, Kepala Peneliti Kendaraan Listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember menjelaskan mobil listrik memungkinkan kena dampak negatif bila berada di dekat insfrastruktur yang menghasilkan radiasi elektromagnetik seperti rel kereta api.

"Elektromagnetik bisa saling menginduksi, jadi kalau bersentuhan dengan yang bisa terinduksi nanti menimbulkan medan magnet dan bisa merusak komponen elektronika. Sebenarnya sudah ada caranya biar tidak jadi induksi, misalnya dikasih isolator alumunium foil untuk mendefleksikan radiasi," kata Nur saat dihubungi, Kamis (4/7).

Pada mobil, konvensional ataupun listrik, radiasi elektromagnetik dari rel kereta api sanggup bikin komponen elektronik mati seketika. Kerusakan yang ditimbulkan bisa bervariasi, tergantung komponen yang rusak.

Ini menjelaskan salah satu penyebab kejadian mobil tiba-tiba mogok ketika melintas rel kereta api. Mobil listrik yang membawa lebih banyak komponen elektronik punya potensi lebih tinggi kena dampak negatif.

Tes Radiasi Elektromagnetik

Meski disadari ada potensi gangguan, menurut Nur yang harus dibenahi adalah desain mobil listrik bukan mengubah infrastruktur. Kata dia, saat ini mobil listrik yang dijual di pasaran logikanya sudah lolos tes Electromagnetic Interference (EMI) dan Electromagnetik Compability (EMC).

Nur menjelaskan tes EMI dan EMC itu merupakan standar internasional yang bisa jadi acuan kemampuan mobil bekerja aman di lingkungan elektromagnetik.

"Harus lolos itu untuk menjamin supaya tidak terpengaruh tegangan tinggi, itu memang tantangan engineering, nanti ada prosedur tesnya. Asal produk lolos, mestinya sudah enggak ada masalah," ujar Nur.

Walau sudah berlaku internasional, Nur mengatakan pengujian radiasi elektromagnetik untuk mobil listrik yang akan dijual di Indonesia juga perlu dilakukan di dalam negeri. Hal ini didasari infrastruktur di Tanah Air tidak pasti semua sama seperti di luar negeri.

Menurut Nur Indonesia harus memiliki fasilitas riset dan pengembangan yang mengurusi masalah itu sekaligus menjadi sumber pengetahuan lokal untuk mengembangkan ekosistem mobil listrik.







Designed with by Way2themes | Distributed by Blogspot Themes